Kalau kata orang sekeliling gw "kalau kamu sudah siap menikah, kamu harus siap menerima banyak cobaan didalam menjalani rumah tangga. Seberat apapun ujian itu, kamu harus bisa menyelesaikannya berdua." Benar saja, baru menjalani rumah tangga berapa hari, sudah ada cobaan untuk kita berdua, ya lebih nyeseknya sih buat gw. Berkat kegigihan laki gw yang pengen banget mengadakan pesta pernikahan dengan bermodalkan NEKAT, akhirnya benar saja uang yang sudah dipersiapkan ternyata masih saja kurang.
Banyak banget yang harus dibayar setelah pesta berakhir, Mulai dari biaya masak, tenda sampai make up. Semua itu membuat kepala pusing banget, karena tamu yang dateng dikit which is angpao yang didapet juga sedikit dong. Awalnya sempet kesel juga sih sama suami, lagian udah tau duit pas - pasan, ngapain juga maksa untuk ngadain pesta. Kalau akhirnya kayak begini mending akad aja kan.
Gak guna juga sih hanya menyesali, semua sudah berlangsung dan kedepannya kita haru membayar semua biaya - biaya tersebut, belum lagi bayar utang sama orang lain. Emang sih nomboknya enggak gede banget, ya sekitar 4 jutaan lah, tapi yang namanya gak megang uang sama sekali, 4 juta mah gede banget. Mana akhir bulan harus bayar kartu kredit 2 jutaan kan. Fine, ini masalah awal yang memang harus dihadapi dan dicari jalan keluarnya bersama.
Dengan berat hati gw harus merelakan uang tabungan sebesar 2 juta yang tadinya untuk bayar kartu kredit + uang tabungan gw untuk mencukupi sisa kehidupan gw dikantor satu bulan kedepan. Duit dari kedua simpenan gw itupun ternyata masih belum bisa menutupi semua utang yang memang harus dibayar esok harinya. Dengan hati yang terasa seperti tersayat - sayat gw pun akhirnya memutuskan untuk memberikan cincin mas kawin yang gw punya ke suami gw. Ikhlas? tentu tidak semudah itu, secara baru seminggu lalu cincin itu disematkan dicari manis kanan gw. Suami pun sebenarnya tidak tega untuk menjual cincin itu ditambah lagi dia melihat gw menangis ketika melepaskan cincin itu untuk digadaikan.
Bismillah, jika memang cincin itu rejeki gw, kelak gw akan memilikinya lagi atau mungkin gw akan mendapatkan yang lebih baik dari cincin itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar