Ak berjalan disore hari menyusuri jalanan untuk mencari sebuah alamat rumah temanku, namun langkahku terhenti disebuah Halte bis yang kecil. Aku duduk dan termenung sejenak. Menjadi pejalan kaki di Ibu Kota Jakarta itu serba salah. Disaat jalanan sedang macet, tiba-tiba motor-motor yang tidak bertanggung jawab naik ke atas trotoar dengan enaknya. Sudah mengambil hak pejalan kaki, mereka pula yang marah-marah kepada sang pejalan kaki untuk minta dikasih jalan. (Tin Tin Tin) suara klakson motor yang tidak sabar ingin di kasih jalan, sambil berkata "Dasar Budek". Sebenernya siapa yang salah ya? yang salah siapa yang lebih galak siapa.
Aku bersantai sejenak sambil memperhatikan sekelilingku. Kebetulan terdapat sekumpulan anak sekolah yang masih memakai seragam lengkap yang sedang menunggu bis di Halte yang sama denganku. Mereka berbincang mengenai ujian mereka hari ini disekolah. Sesekali aku melihat ke arah mereka dan mereka pun tersenyum simpul kepadaku. Lalu aku melihat seorang lelaki. Kalau dilihat dari penampilannya, terlihat seperti orang kantoran. Wajahnya lerlihat sangat letih dan seperti ada beban yang banyak dipikirannya. Ketika aku melihat ke hadapannya, dengan dinginnya dia menolehkan wajahnya. Mungkin lelaki ini sedang ada masalah atau mungkin memang orangnya yang dingin dengan sekeliling.
Selain itu, ada juga sesekali sepasang muda mudi yang berjalan bergandengan tangan di depanku. Dengan wajah penuh cinta, mereka berjalan tanpa memperhatikan sekeliling mereka. Ada juga tiga orang lelaki yang sedang bersantai sambil mengobrol di sebuah warung kelontongan. Dengan santainya mereka duduk di tepian halte sambil meminum sebuah minuman ringan. Pembicaraan mereka saat itu mengenai pertandingan sepak bola kemarin malam. Mungkin bagi sebagian lelaki, taruhan bola adalah sesuatu yang tidak boleh tertinggalkan, hal itu juga yang mereka bertiga perbincangkan disore itu.
Kebetulan di samping halte terdapat toko klontongan yang hanya menjual minuman, rokok atau makanan ringan. Beberapa menit kemudian ada sebuah mobil mewah berwarna merah berhenti di depan halte. Mobil tersebut dikendarai oleh seorang remaja wanita yang cantik. Kalau dilihat sekilas, sepertinya si remaja adalah seorang mahasiswa. Pakaian si remaja pun terlihat mewah berikut dengan aksesoris yang menghiasi wajah dan lehernya. Remaja itu menghidupkan musik ala Hip Hop sekeras-kerasnya. Sesaat wanita itu berteriak dari dalam mobil ke Ibu yang sedang menjaga toko klontongan tersebut, "Bu Bu beli Rokok Mild satu bungkus ya sama teh botol nya". Sang Ibu pun menghampirinya sambil membawa barang pesanan remaja tersebut. Si wanita cantik itu sejenak meminum teh botoh yang dibelinya sambil merokok. Setelah rokok dan minumannya habis, si remaja berteriak lagi dari dalam mobil, "Bu ini botolnya sekalian mau bayar". Sang Ibu menghampirinya lagi sambil berkata, "sebentar ya neng, Ibu ambilin kembaliannya dulu", namun wanita itu hanya berkata, "Gak usah bu, ambil saja kembaliannya". Terlihat raut senang terpancar dari wajah si Ibu pada saat itu. Sang wanita pun segera pergi setelah membayar pesannanya.
Disamping kanan Halte ada beberapa tukang ojek yang sedang termenung. Menawarkan jasa kepada setiap pejalan kaki yang melewatinya. Meskipun terkadang di cuekin oleh pejalan kaki, mereka tetap semangat menawarkannya lagi kepada pejalan kaki lainnya. Untuk mendapatkan pelanggang memang susah susah gampang, terkecuali kalau mereka sudah punya langgangan. Sesekali mereka termenung, mungkin memikirkan seberapa banyak penghasilan yang akan dia bawa ke rumah, cukupkah rejeki yang dia bawa untuk menghidupi anak istri hari ini?
Ada juga seorang Ibu kebersihan jalanan yang sudah tua sedang duduk di tepi jalan. Setiap harinya beliau membersihkan pinggiran jalan raya, tapi apakah ibu itu dihargai dengan profesinya sekarang ini? Terkadang orang dengan seenaknya membuang sampah di jalanan yang baru saja dibersihkan oleh ibu tersebut. Terkadang juga mobil-mobil yang lalu lalang di depan ibu tersebut dengan seenaknya melaju kencang, padahal jelas-jelas ada genangan air disekitar ibu tersebut.
Begitu banyak hal-hal yang terjadi di sekeliling kita,termasuk di Halte :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar