Baru kali ini rasanya gw bisa merasakan punya sahabat yang begitu perhatian, peduli dan bisa menjadi pendengar yang baik saat gw ada masalah. Enggak cuma mendengarkan, dia juga bisa menjadi penasihat yang baik bagi kehidupan gw. Dikala gw susahpun dia menjadi satu - satunya orang yang pertama membantu gw. Dia rela menyisihkan waktunya untuk gw disaat gw sangat membutuhkan dirinya. Entah apa yang terjadi kalau dia pergi dari kehidupan gw. Iya, mungkin gw salah satu orang yang beruntung telah mengenal dia. Ibarat kata orang sih paling enak kalau bisa dapet sahabat cowo. Selain orangnya netral dalam menyampaikan pendapat, cowo itu kalau memberikan pendapat berdasarkan logika. Beda banget kan sama gw yang notabennya main perasaan terus kalau lagi emosi. Oh iya, teman terbaik gw ini berkelamin laki - laki.
Gw pernah bertengkar dengan teman terbaik gw yang satu ini bahkan berhari - hari. Kita enggak saling berhubungan satu sama lain. Pada saat itu gw down banget karena gw merasa ada yang hilang dalam hidup gw. Hampir setiap hari kita berhubungan ditelefon, gw curhat masalah di kantor dan begitupun dia. Dulu sewaktu gw menganggur alias gak kerja, dia bersedia membantu agar gw masih bisa punya uang jajan. Even nyokap, pada saat gw nganggur gak ngasih gw uang jajan. Makasih banget loh buat dirinya yang sudah memberikan arti teman terbaik yang selama ini belum pernah gw miliki.
Terima kasih atas semua yang sudah kamu lakukan untuk diri aku, sahabatku. Kamu sudah menjadi satu - satunya sahabat terbaik yang pernah ada. Selalu ada disaat aku susah dan selalu menyemangati dikala aku lelah. Selalu membuka pikiranku untuk menjadi sosok wanita yang lebih bijak dan dewasa lagi. Selalu menasihati aku untuk lebih bisa mengatur emosi jika sedang jengkel dengan seseorang.
Dedicated for my only one : Irwan Afandi
Terima kasih sudah menjadi pacar sekaligus sahabat terbaik aku selama ini. Aku beruntung memiliki kamu yang selalu sabar menghadapi aku yang emosian ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar