Selasa, 08 September 2015

Bagaimana Bisa...?

Sedikit renungan bagi kita yang sering sekali mengeluh. Semoga kelak kita bisa lebih mensyukuri apa yang kita punya saat ini.



Bagaimana kita bisa bersantai - santai di rumah tanpa bekerja, sedangkan banyak orang di luar sana yang masih bekerja walaupun sudah lanjut usia, bahkan orang - orang yang memiliki keterbatasan fisikpun masih semangat mencari uang? terik panasnya matahari mereka lalui demi sesuap nasi.

Bagaimana kita bisa mengeluh akan gaji kecil, bos yang menyebalkan atau pekerjaan yang menumpuk di kantor, sedangkan masih banyak saudara kita di luar sana yang sulit mendapatkan pekerjaan yang layak seperti kita?

Bagaimana kita bisa mengeluh akan orang tua kita yang bawel dan banyak ngatur ini itu, padahal banyak anak - anak di luar sana yang sudah tidak memiliki orang tua dan mereka mendambakan memiliki orang tua yang utuh seperti kita?

Bagaimana kita bisa mengeluh akan rumah yang kita tempati sekarang ini, padahal banyak saudara kita di luar sana yang tidak memiliki rumah yang layak seperti kita? Mereka harus tidur di bawah terik matahari atau berselimutkan dinginnya malam, sedangkan kita?



Bagaimana kita bisa mengeluh akan makanan yang setiap hari kita makan atau membuang - buang makanan, sedangkan banyak teman kita di luar sana yang belum tentu bisa makan setiap hari seperti kita?



Bagaimana kita bisa mengeluh akan tugas paper/ujian/dosen yang menyebalkan  di kampus padahal banyak teman kita di luar sana yang tidak bisa kuliah karna keterbatasan finansial?

Bagaimana kita bisa mengeluh akan penampilan kita, padahal banyak teman kita di luar sana yang tidak bisa membeli baju baru yang bagus atau make up yang mahal bahkan tas ataupun sepatu bermerek seperti yang bisa kita beli setiap bulannya?

Bagaimana kita bisa mengeluh akan transportasi yang kita gunakan untuk pergi ke sekolah, sedangkan banyak teman kita di pedalaman sana yang harus berjuang melewati banyak rintangan untuk menuju ke sekolahnya? Bahkan terkadang membahayakan nyawa mereka sendiri.



Cobalah untuk melihat "ke luar" sana saudara - saudara kita yang hidupnya jauh tidak lebih beruntung dari kita, tapi mereka masih bisa mensyukuri hidup mereka. Mereka masih bisa tersenyum. Mereka tidak pernah mengeluh dan selalu berjuang untuk memperbaiki kehidupan mereka hari demi hari agar bisa hidup lebih layak. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar