Setiap liburan gak jauh - jauh pasti ke Puncak. Bosen? Enggak sih, cuma ada kalanya gw butuh mencoba tempat baru. Udah prepare banyak hal buat ke Jogja malah gagal. Mau banget digantiin ke Bandung tetep aja ada aja yang gagalin gegara uang ga ada. Ujung -unjungnya mah udah pasti ke Puncak. Yah, dari pada gak kemana - mana. Percuma juga kan udah ngambil cuti 3 hari tapi cuma di rumah doang. Ogah banget gw.
Boleh dibilang liburan kali ini berani nekat secara duit cuma sisa 500rb. Gw dah gak peduli pokoknya harus banget liburan gak mau tau gimana caranya. Berngkatlah gw malam hari ke Puncak. Random banget sih emang, gak jelas mau kemananya, yang penting liburan. "Mau kemana kita malam ini" tanya suami gw. Entahlah. Simple ajah sih, "kemana ajah kamu bawa aku, aku seneng yang penting keluar rumah hihihi." Terdamparlah kami di tempat paralayang. Saat itu sudah hampir pukul 00:00. Entah mengapa tempat ini tuh favorit gw banget. Gw bisa duduk santai sambil melihat pemandangan kota Bogor dan sekitarnya dari ketinggian. Satu hal lagi, sepertinya tempat ini juga cocok untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Secara mungkin suasananya juga yang super tenang dan dingin.
Udah hampir sekitar jam 3 pagi kita memutuskan untuk beranjak pergi mencari tempat penginapan, sekalian mencari sate maranggi yang cukup terkenal di daerah Cipanas, tapi sayangnya udah sampai pasar cipanas pun kami tidak menemukan si sate itu. Paling gak gw menemukan tempat yang bernama Nicole's Kitchen yang waktu itu sempet booming karna tempatnya yang serba putih. Gak ke tempat itu juga sih kita, secara masih pagi buta gitu. Sudah hampir jam 4, kami belum menemukan tempat penginapan, even di tempat yang biasa kita booking ternyata sudah full. Ujung - ujungnya tidur di villa-villa kecil gitu, ya lumayan lah dari pada gak tidur sama sekali. Anyway, baru kali ini loh gw ke Puncak bawa bekel sendiri, niatnya mau menghemat biar gak beli makan malem, maklum keuangan lagi tiris banget hihihi.
Besok paginya sekitar jam 9 kami sudah bangun dan bersiap untuk mengunjungi beberapa tempat. Pilihannya sih kalau gak ke Kota Bunga, ya ke Gunung Mas. Well, akhirnya kita memutuskan untuk ke Gunung Mas. Sudah lama banget gw gak berkuda, ya walaupun masih dibimbing sama mas - masnya, tapi masih aja ada rasa takut menunggangi kuda hihihi #Norakbanget.
Udah hampir sekitar jam 3 pagi kita memutuskan untuk beranjak pergi mencari tempat penginapan, sekalian mencari sate maranggi yang cukup terkenal di daerah Cipanas, tapi sayangnya udah sampai pasar cipanas pun kami tidak menemukan si sate itu. Paling gak gw menemukan tempat yang bernama Nicole's Kitchen yang waktu itu sempet booming karna tempatnya yang serba putih. Gak ke tempat itu juga sih kita, secara masih pagi buta gitu. Sudah hampir jam 4, kami belum menemukan tempat penginapan, even di tempat yang biasa kita booking ternyata sudah full. Ujung - ujungnya tidur di villa-villa kecil gitu, ya lumayan lah dari pada gak tidur sama sekali. Anyway, baru kali ini loh gw ke Puncak bawa bekel sendiri, niatnya mau menghemat biar gak beli makan malem, maklum keuangan lagi tiris banget hihihi.
Besok paginya sekitar jam 9 kami sudah bangun dan bersiap untuk mengunjungi beberapa tempat. Pilihannya sih kalau gak ke Kota Bunga, ya ke Gunung Mas. Well, akhirnya kita memutuskan untuk ke Gunung Mas. Sudah lama banget gw gak berkuda, ya walaupun masih dibimbing sama mas - masnya, tapi masih aja ada rasa takut menunggangi kuda hihihi #Norakbanget.
Liat deh view-nya keren banget!
Santai sore sejenak dengan pemandangan pegunungan itu asik. Look at This!
Kemanapun liburannya, asalkan berdua, pasti seru :)











Tidak ada komentar:
Posting Komentar